Pekanbaru – Sebanyak seratus generasi muda di Pekanbaru dibekali kecakapan digital dalam kegiatan “Literasi Digital Gen-Z Berkarya Mewujudkan Pekanbaru Berbudaya, Maju dan Sejahtera” ditaja oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru pada Selasa (2/12/2025). Acara ini bertujuan mengubah Gen Z dari sekadar pengguna teknologi pasif menjadi kreator, inovator, dan agen perubahan yang bertanggung jawab.

Bunda Literasi Hj. Sulastri Agung Nugroho, S.Sos., M.Η., menekankan bahwa Gen Z harus mengambil peran proaktif sebagai inovator dan penyampai informasi positif. Selain fokus pada literasi, ia menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh kreativitas dan pengembangan diri generasi muda.

“Gen Z harus bisa kreatif, berinovasi, dan menggunakan gadget-nya lebih baik lagi. Mereka wajib menjadi pelopor penyampai informasi-informasi positif,” ujar Sulastri.

Sementara, Kepala Dispusip Drs. H. Muhammad Amin, M.Si., menjelaskan bahwa penguatan literasi ini merupakan langkah strategis untuk pembangunan. Fokus utamanya mencakup peningkatan jumlah konten digital yang mempromosikan tradisi Melayu Pekanbaru, peningkatan kecakapan Gen Z untuk kegiatan produktif dan inovatif, serta mendorong tumbuhnya wirausaha muda digital. Literasi digital ditekankan sebagai kemampuan kunci di abad ke-21 untuk membekali Gen Z agar berpikir kritis, menyaring hoaks, serta menjaga etika dan keamanan data.

“Mari kita jadikan perpustakaan sebagai pusat inspirasi digital, tempat generasi Z Pekanbaru tumbuh menjadi agen perubahan yang cerdas, beretika, berkontribusi nyata bagi kota yang kita cintai ini. Jadikan literasi digital sebagai benteng pertahanan diri dan alat untuk meraih masa depan yang lebih baik.” jelasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bunda Literasi Kota Pekanbaru Hj. Sulastri A, S.Sos., M.Η., Wakil Ketua TP PKK Kota Pekanbaru adalah dr. Hj. Sari Rahmawati, Sp.OG., Asisten I Sekretariat Daerah Kota Pekanbaru Masykur Tarmizi, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Pekanbaru Haswinda Indra Pomi, serta narasumber ahli Michiko Frizdew.
