Pekanbaru – Sebanyak 76 siswa dan tujuh guru pendamping dari TK Titania Kids mengunjungi Perpustakaan Tenas Effendy Kota Pekanbaru dalam kegiatan LiteraTour yang edukatif dan penuh warna pada Senin (8/12/2025). Kegiatan ini merupakan upaya nyata mendekatkan layanan perpustakaan sejak dini, berfokus pada pembangunan budaya membaca ditengah gempuran era digital.

Menanggapi tuntutan zaman yang menginginkan masyarakat tidak hanya melek huruf, tetapi juga berbudaya membaca. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru, Drs. Muhammad Amin, M.Si mengungkapkan LiteraTour menjadi solusi jitu untuk meningkatkan minat baca anak dan terbiasa dengan perpustakaan.

“Pada zaman digital ini, preferensi anak pada gawai cenderung membuat minat baca menurun. Oleh karena itu, mendorong peningkatan minat baca anak adalah kunci, karena kebiasaan membaca yang terbentuk akan menghasilkan peningkatan keterampilan dalam membaca,” ujarnya.

Dalam kunjungan kali ini, siswa disuguhi serangkaian kegiatan menarik diawali dengan mendengarkan dongeng berjudul Bebie si Lebah Pemberani. kegiatan dongeng dipilih karena perannya yang krusial dalam menumbuhkan literasi dan merangsang imajinasi anak-anak.

“Imajinasi lebih penting daripada pengetahuan. Kutipan ini sangat relevan. Karena melalui dongeng, anak-anak diajarkan tentang pemahaman benar dan salah, tidak secara langsung tetapi melalui implikasi dalam cerita,” jelasnya

Sementara, puncak kegiatan LiteraTour adalah sesi ‘Menjadi Ilmuan Cilik’ yang mengajak anak-anak membuat kreasi Rainbow Lava dari bahan-bahan sederhana. Kegiatan eksperimen ini mengukuhkan bahwa imajinasi kreatif adalah elemen penting dalam pembentukan intelektual seorang ilmuwan sejati.

“Selain dongeng dan eksperimen, program LiteraTour Perpustakaan Tenas Effendy juga mencakup kegiatan lain seperti mewarnai, menonton film edukasi, meresensi film, dan permainan edukasi yang semuanya bertujuan untuk menancapkan minat baca sejak usia dini melalui cara yang menyenangkan,” tutupnya.

