Pekanbaru – Pemerintah Kota Pekanbaru terus berupaya memodernisasi sistem administrasi agar pengelolaan surat menyurat antar instansi lebih aman, transparan, dan efisien. Melalui pembinaan aplikasi Srikandi yang dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) pada Kamis (16/4/2026) menjadi bagian penting dalam transformasi kearsipan dari sistem manual menuju digital yang terintegrasi.

“Secara rutin melaksanakan pembinaan agar seluruh instansi pada Pemko Pekanbaru memiliki pemahaman yang sama. Dengan aplikasi Srikandi, proses administrasi tidak lagi rumit dan tata kelola arsip digital kita menjadi jauh lebih tertib,” ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru, Drs. H. Muhammad Amin, M.Si melalui Kabid Kearsipan. Nurfasary, S.Pd.

Ia menjelaskan bahwa fokus utama dari kegiatan ini ialah bagaimana meningkatkan kemahiran para pegawai dalam memanfaatkan berbagai fitur aplikasi, mulai dari pembuatan, pengiriman, hingga pemberkasan surat elektronik. “Tujuannya agar pegawai tidak lagi kesulitan saat melakukan registrasi surat masuk maupun keluar. Semuanya terekam secara otomatis dan rapi di dalam sistem digital,” tambahnya.

Selain itu, pegawai juga diedukasi mengenai percepatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Hal ini dilakukan demi mewujudkan kualitas pelayanan publik di Kota Pekanbaru yang lebih responsif dan akuntabel di masa depan.
“Harapan kita, penerapan Srikandiini membuat birokrasi kita semakin ringkas dan kualitas pelayanan publik pun terus meningkat seiring dengan sistem kearsipan yang semakin modern,” tutupnya.
