Pekanbaru – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru menggelar Lomba Bertutur Tingkat SMP/MTs se-Kota Pekanbaru pada Rabu (3/6/2026). Ajang yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Literasi sempena Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-242 ini dirancang sebagai program strategis untuk menumbuhkan kegemaran membaca, kecintaan terhadap budaya lokal sekaligus menghimpun bakat-bakat terbaik dari sekolah.

“Kami berharap kegiatan bertutur bisa ditindaklanjuti menjadi kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah. Dengan harapan kedepannya kita bisa melatih tiga kekuatan besar anak sejak dini, yaitu menumbuhkan minat baca karena tidak ada orang yang bisa bercerita tanpa membaca, melatih kemampuan komunikasi verbal di depan umum, serta mencetak penutur-penutur cilik potensial yang selalu siap sedia kapan pun perlombaan diadakan,” ujar Kepala Dispusip Kota Pekanbaru, Drs. H. Muhammad Amin, M.Si.

Sebagai langkah keberlanjutan, Dispusip juga akan berkoordinasi dan menyampaikan program ini kepada Bunda Literasi Kota Pekanbaru guna memperkuat pelestarian budaya literasi secara masif. Penyelenggaraan lomba bertutur dinilai menjadi fondasi penting dalam dunia pendidikan untuk membentuk mental dan kecerdasan anak sejak usia sekolah. Dengan kemampuan menyerap informasi dari buku dan menyuarakannya kembali di atas panggung, para siswa dituntun untuk berkembang menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kedalaman karakter yang berbasis pada nilai-nilai kebudayaan daerah.

“Jadilah generasi yang lebih baik, di mana semua itu bermula dari pendidikan dan tingkat kegemaran membaca yang tinggi. Melalui penguatan literasi ini, kita optimis dapat melahirkan generasi muda Pekanbaru yang gemar membaca, cinta pada buku dan mampu berkomunikasi dengan baik,” pungkasnya.

