Pekanbaru – Kabar gembira bagi kemajuan dunia membaca di Kota Bertuah. Komitmen nyata baru saja ditunjukkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru dengan meresmikan Forum Komunikasi Pegiat Literasi. Hadirnya forum ini menjadi sebuah ruang kolaborasi baru yang mempertemukan berbagai energi kreatif dari latar belakang yang berbeda untuk bergerak bersama. Wadah dibentuk agar gerakan membaca di sudut-sudut kota tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling bahu-membahu merajut program edukasi yang jauh lebih seru, kreatif, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

“Forum sengaja di bentuk sebagai mitra strategis pemerintah untuk memperkuat budaya baca di tengah masyarakat. Melalui wadah komunikasi dan kolaborasi ini, kita ingin menyinergikan seluruh gerakan literasi yang ada, baik dari komunitas, taman bacaan, maupun lembaga pendidikan. Tujuannya jelas, kita ingin membangun kualitas sumber daya manusia di Pekanbaru yang lebih unggul melalui penguatan literasi yang terarah dan berkesinambungan,” ujar Kepala Dispusip Kota Pekanbaru, Drs. H. Muhammad Amin, M.Si.
Arah baru pergerakan literasi resmi dinakhodai oleh kepengurusan yang diketuai oleh Mulyati, M.Pd (Rumah Baca Mentari Sago), didampingi Ir. Hj. Nelfiyonna, M.Si (Ikatan Pustakawan Indonesia Wilayah Pekanbaru) sebagai Wakil Ketua, serta Alifia Azzahra Hayati (Duta Baca Kota Pekanbaru) yang mengemban amanah sebagai Sekretaris. Pergerakan mereka diperkuat oleh jajaran anggota kompeten, mulai dari Sugiarti, S.S.I., M.I.Com (Relawan Literasi Pekanbaru), Ir. Maria Agusta, M.P (Ketua Grupis/Guru Penulis), Nurhikmah, S.S., M.Pd (Forum Lingkar Pena Pekanbaru), hingga Sri Megawati, S.Pd (Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Pekanbaru). Kolaborasi lintas komunitas dikukuhkan secara resmi oleh Wali Kota Pekanbaru, H. Agung Nugroho, S.E., M.M., tepat pada momen puncak acara Festival Literasi: Pekanbaru Bestari.

Tidak hanya menjadi tempat berkumpul biasa, melainkan dipersiapkan menjadi motor penggerak utama yang melahirkan banyak inovasi menarik. Pengorganisasian jejaring yang lebih solid diharapkan memudahkan masyarakat luas mendapatkan akses pengetahuan yang menyenangkan. Dengan saling berbagi pengalaman dan praktik baik antar-komunitas, ekosistem literasi di Pekanbaru akan tumbuh menjadi ruang belajar yang inklusif, aktif, dan mampu menemani masyarakat untuk terus belajar sepanjang hayat dengan cara yang menyenangkan.
“Kehadiran forum ini diharapkan mampu menyatukan energi, gagasan, dan aksi para pegiat literasi di lapangan agar tercipta gerakan yang lebih masif serta menjangkau semua orang. Kita ingin melahirkan berbagai program kreatif yang menumbuhkan minat baca dan kecakapan literasi. Dalam jangka panjang, forum inilah yang akan menjadi penggerak ekosistem literasi daerah yang aktif, inklusif, dan berdaya saing,” pungkasnya.
