Digitalisasi Arsip Tingkatkan Transparansi dan Layanan Publik di Pekanbaru

by

Pekanbaru – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru terus berupaya meningkatkan pengelolaan arsip di lingkungan pemerintah Kota Pekanbaru. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui sosialisasi dan pembinaan integrasi arsip digital menggunakan aplikasi Srikandi yang dilaksanakan pada Kamis (29/8/2024) di Sekretariat Kota Pekanbaru.

Kepala Dispusip Kota Pekanbaru, Hj. Erna Juita, SH,. M.Si, menyampaikan bahwa arsip yang menjadi fokus digitalisasi pada tahap ini adalah arsip yang dihasilkan pada tahun 2021-2022. “Dengan adanya digitalisasi arsip, diharapkan dapat memudahkan akses, pencarian, dan pengelolaan arsip secara lebih efektif dan efisien,” ujarnya.

Pembinaan ini tidak hanya dilakukan di Sekretariat Kota Pekanbaru, namun juga telah menyasar beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya seperti Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Berlanjut ke Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan), Kecamatan Rumbai, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Kecamatan Marpoyan, dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru.

“Tim efektif dari Dispusip disini berperan penting dalam memastikan keberhasilan proyek digitalisasi arsip ini. Tim ini tidak hanya memberikan pelatihan teknis mengenai penggunaan aplikasi Srikandi, tetapi juga membantu mengarahkan proses digitalisasi arsip dari tahap klasifikasi, pemindaian (scanning), hingga input data ke dalam sistem. Dengan demikian, pegawai di Sekretariat Kota Pekanbaru dan OPD lainnya dapat secara mandiri melaksanakan proses digitalisasi arsip setelah mendapatkan pembinaan yang cukup,” terangnya.

Selanjutnya, ia mengajak seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru untuk memanfaatkan aplikasi Srikandi. “Dengan Srikandi, pekerjaan akan menjadi lebih efisien. Bayangkan tidak perlu lagi mencari-cari berkas di tumpukan arsip yang menjulang tinggi. Dengan begitu, produktivitas kerja akan meningkat,” tutupnya.