Pekanbaru – Pernah membayangkan Pekanbaru dulu hanya memiliki sekitar empat rumah di kawasan Senapelan ? Fakta tersebut menjadi salah satu cerita yang dikenalkan kepada peserta LiteraTour MTs Negeri 1 dalam kegiatan Trip of legacy : Sejarah Pekanbaru di Perpustakaan Tenas Effendy Kota Pekanbaru pada Kamis (13/8/2026).

Dalam konsep LiteraTour, peserta tidak hanya diajak berkunjung dan mengenal perpustakaan, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar dengan tema yang beragam. Pada kegiatan kali ini, salah satu rangkaiannya adalah Pustakawan Mengajar menghadirkan Pustakawan Madya, Syahyarwan Zam, S.E., M.Si., untuk menyampaikan materi mengenai sejarah Pekanbaru.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru, Drs. H. Muhammad Amin, M.Si., mengatakan pengenalan sejarah kepada generasi muda merupakan bagian dari upaya memperluas pengalaman belajar melalui perpustakaan. Menurutnya, sejarah Kota Pekanbaru memiliki banyak cerita yang menarik untuk dikenalkan kepada generasi muda.

“Kota bukan hanya tentang apa yang dibangun, tetapi juga tentang apa yang pernah terjadi didalamnya. Dari kegiatan ini, kami ingin generasi muda lebih mengenal bagaimana Kota Pekanbaru terbangun,” ujar Muhammad Amin.

Materi Pustakawan Mengajar mengangkat perjalanan sejarah Pekanbaru, mulai dari Senapelan sebagai nadi perdagangan Sumatera Tengah, sejarah Kereta Api Riau, hingga Masjid Raya Pekanbaru. Materi tersebut menjadi bagian dari konsep Trip of Legacy yang dirancang dengan rute delapan tempat bersejarah, satu perjalanan, dan satu warisan untuk mengenalkan jejak perkembangan Kota Pekanbaru.

“Kami berharap pelajar semakin tertarik mengenal sejarah kotanya melalui berbagai cara, salah satunya lewat buku dan kegiatan di perpustakaan,” terangnya.

