Bunda Literasi : Dari Guru yang Bersemangat, Lahir Generasi Gemar Membaca

by

Pekanbaru – Festival Bulan Bahasa 2025 dengan tema “Dari Kata Menjadi Suara, dari Sastra Menjadi Arah” sukses digelar oleh MGMP Bahasa Indonesia SMP Kota Pekanbaru di Perpustakaan Tenas Effendy Kota Pekanbaru. Kegiatan ini menjadi ajang bagi para siswa untuk menunjukkan kreativitas dan kecintaan terhadap bahasa serta sastra Indonesia.

Dalam sambutannya, Bunda Literasi Kota Pekanbaru, Hj. Sulastri Agung Nugroho, S.Sos., M.H, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh guru dan siswa yang telah berpartisipasi aktif. Menurutnya, kegiatan semacam ini sejalan dengan konsep pembelajaran mendalam (deep learning) yang mendorong siswa untuk mengaitkan ilmu dengan praktik di kehidupan nyata.

“Semangat guru akan menular kepada anak-anak kita. Dari guru yang bersemangat, lahir generasi yang gemar membaca, menulis, dan berkarya,” ujarnya.

Saat ini tingkat literasi di Kota Pekanbaru telah mencapai sekitar 68 persen, namun angka tersebut perlu terus ditingkatkan melalui kolaborasi antara guru, kepala sekolah, dan masyarakat. “Kami mengajak semua pihak untuk bersinergi. Literasi tidak bisa tumbuh hanya dari semangat pemerintah, tetapi dari semangat bersama,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan seperti Festival Bulan Bahasa dapat terus berlanjut dan menjadi wadah bagi siswa untuk menumbuhkan kreativitas, mengekspresikan ide, serta memperkuat karakter melalui kegiatan berbahasa dan bersastra. “Festival ini menjadi media yang bagus untuk menanamkan nilai-nilai literasi dan numerasi di kalangan pelajar,” tambahnya.

Sementara itu, Plh. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru, Nofrita Deli, S.Pd., M.Si, mengungkapkan bahwa kegiatan ini juga menunjukkan bagaimana pemanfaatan fasilitas perpustakaan telah berevolusi. Perpustakaan modern kini tidak lagi sebatas ruang baca yang sepi, tetapi menjadi ruang kolaboratif dan multifungsi yang bisa digunakan oleh berbagai kalangan, termasuk pelajar, mahasiswa, komunitas, dan profesional.

“Perpustakaan Tenas Effendy di desain agar bisa dimanfaatkan untuk kegiatan edukatif, kreatif, dan sosial. Ruangan-ruangan yang ada terbuka untuk peminjaman, sesuai dengan konsep perpustakaan modern yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Semoga kedepan akan semakin banyak kegiatan positif yang memanfaatkan fasilitas ini untuk mendorong gerakan literasi di Kota Pekanbaru,” jelasnya.

Festival Bulan Bahasa dilaksanakan dalam dua sesi, yakni pada 21 dan 25 Oktober 2025, dengan memanfaatkan berbagai fasilitas Perpustakaan Tenas Effendy Kota Pekanbaru. Hari pertama diisi dengan pembukaan di Aula Lantai 3, lomba Cipta Puisi di Ruang Studio Mini, Cipta Cerpen di Ruang Komunal, dan Resensi Buku serta Desain Poster di Ruang Baca. Sementara itu, kegiatan pada hari kedua meliputi lomba Baca Puisi, Rangking 1, dan Penutupan di Aula, serta Lomba Bertutur di Ruang Komunal dan Dendang Syair di Ruang Kreatif Anak (RKA).