Pekanbaru – Perpustakaan merupakan jantung pendidikan sekolah untuk mendukung peningkatan ilmu pengetahuan dan menambah wawasan bagi masyarakat khususnya peserta didik. Maka dari itu, segala jenjang pendidikan wajib memiliki perpustakaan termasuk pada tingkat Taman Kanak-kanak (TK) atau Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Hal ini disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru, Ir. Hj. Nelfiyonna, M.Si saat acara Webinar Kelas Literasi Pustakawan Naik Kelas : Sosialisasi Standar Nasional Perpustakaan (SNP) PAUD dan Sosialisasi Aplikasi Membara pada Rabu (12/10/2022).

“Usia dini bisa dikatakan sebagai golden age karena pada masa ini anak menemukan atau mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat luar biasa. Untuk itu, anak usia dini harus mendapatkan pendidikan atau pembinaan yang baik agar bisa mengembangkan kehidupan (potensi,red) selanjutnya,” ungkap Nelfiyonna.

Perpustakaan tingkat PAUD/TK/RA tidak hanya sebagai pintu masuk ilmu pengetahuan dan teknologi pada anak. Lebih dari itu, bahan bacaan yang tersedia diarahkan pada pengenalan dan pemahaman anak melalui tahapan-tahapan bermain dan belajarnya tentang aksara dan angka, hingga nantinya mampu membentuk kreatifitas dan kemandirian sesuai dengan usia dan perkembangan mereka.

“Kini sumber belajar anak bukan hanya pendidik, tetapi buku juga jadi sumber bagi mereka dan ini akan mendorong kemandirian anak dalam membentuk literasi informasinya,” tambahnya.

Melalui Peraturan Perpustakaan Nasional Nomor 13 Tahun 2021 tentang SNP PAUD, pemerintah telah menerbitkan aturan guna mendukung dan menjaga kualitas layanan perpustakaan. Dengan harapan bisa menjadi tonggak berdirinya perpustakaan-perpustakaan pada tingkat PAUD/TK/RA di Kota Pekanbaru dalam upaya menumbuhkembangkan literasi sejak dini.

“Kita tidak bisa melakukannya sendiri. Perlu dukungan semua lini, termasuk Dinas Pendidikan maupun pengelola sekolah untuk bisa mewujudkannya,” ungkapnya.

Webinar kali ini merupakan bagian dari rangkaian acara Kelas Literasi Pustakawan Naik Level yang dilaksanakan selama Oktober 2022 dalam rangka mensukseskan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial (TPBIS). Dengan mengundang Kadisdik Kota Pekanbaru, Dr. H. Ismardi Ilyas, S.Ag dan tenaga pendidik PAUD se Kota Pekanbaru.
