Pekanbaru Tingkatkan Tata Kelola Kearsipan, Disnaker Jadi Sasaran Pembinaan

by

Pekanbaru – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru terus gencar melakukan pembinaan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam rangka meningkatkan tata kelola kearsipan. Kali ini, giliran Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru yang menjadi sasaran pembinaan untuk mengintegrasikan arsip digital melalui aplikasi Srikandi pada Selasa (3/9/2024).

Fokus utama pembinaan ini adalah pada digitalisasi dokumen-dokumen penting yang dihasilkan pada tahun 2021 dan 2022. Dengan terdigitalisasinya arsip, diharapkan pencarian dan pengelolaan informasi dapat dilakukan secara lebih efisien dan efektif.

Kepala Dispusip Kota Pekanbaru, Hj. Erna Juita, S.H., M.Si., mengungkapkan bahwa hingga saat ini baru sekitar 60 persen OPD di Kota Pekanbaru yang secara aktif menggunakan aplikasi Srikandi. “Meskipun sudah banyak OPD yang mulai beralih ke sistem digital, masih ada beberapa kendala yang dihadapi, seperti kurangnya sumber daya manusia yang kompeten dan terbatasnya infrastruktur teknologi informasi,” ujarnya.

Kendala-kendala tersebut, lanjut Erna, menjadi tantangan tersendiri dalam upaya percepatan digitalisasi arsip di lingkungan pemerintah daerah. Untuk mengatasi hal ini, Dispusip terus berupaya memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para pengelola arsip di OPD.

“Kami optimistis bahwa dengan adanya pembinaan yang berkelanjutan, seluruh OPD di Kota Pekanbaru dapat segera memanfaatkan aplikasi Srikandi secara optimal. Digitalisasi arsip merupakan langkah penting untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan efisien,” tegas Erna.