PEKANBARU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru menjadi salah satu nominator Memori Kolektif Bangsa (MKB) tahun 2025. Nominasi ini didapatkan setelah pengajuan arsip kerajinan seni motif modifikasi songket Pekanbaru periode 2004 – 2014 dalam program register arsip sebagai MKB.

Pada Selasa (6/5/2025), Dispusip Kota Pekanbaru melaksanakan presentasi secara daring dengan ANRI. Hal ini bertujuan untuk memaparkan nilai sejarah dan budaya yang terkandung dalam arsip songket tersebut.

Kepala Dispusip Kota Pekanbaru, Hj. Erna Juita, SH,. M.Si, menyatakan bahwa arsip yang diajukan berasal dari koleksi Yayasan Mahratu Puan Sri Julang Songket Kota Pekanbaru. “Pemerintah Kota Pekanbaru menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pelestarian arsip yang memiliki nilai penting bagi memori kolektif bangsa,” ungkapnya.

Penetapan Arsip Motif Modifikasi Songket Pekanbaru sebagai MKB akan diumumkan pada Hari Kearsipan Nasional mendatang. Erna berharap status ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kain tenun tradisional serta potensinya dalam memajukan perekonomian.

“Besar harapan arsip songket bisa terpilih. Apalagi keindahan motif dan filosofi yang terkandung didalamnya, merupakan representasi tak ternilai dari kearifan lokal dan sejarah masyarakat Riau,” jelasnya.

