Dispusip Pekanbaru Dampingi Asesor Akreditasi Perpustakaan Digital M. Zein SMK Labor

by

Pekanbaru – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru pada Kamis (17/07/2025) mendampingi Tim Asesor dalam pelaksanaan akreditasi Perpustakaan Digital M. Zein SMK Labor Binaan FKIP UNRI. Akreditasi ini sangat penting sebagai tolok ukur kemampuan perpustakaan dan membangun kepercayaan siswa dan warga sekolah. Dengan dilaksanakannya akreditasi diharapkan semakin terbuka pikiran untuk menggali sumber belajar di wahana ini, yang pada akhirnya akan menarik lebih banyak pemustaka untuk datang dan memanfaatkan layanan perpustakaan.

“Presentasi sudah dilakukan, dan intinya semua bukti sudah ada. Saya berharap hasil yang diperoleh sekarang bisa ditingkatkan dengan memenuhi poin-poin yang masih kurang. Skor bisa ditambah, bisa mempertahankan nilai, atau bahkan bisa lebih baik lagi. Saya yakin semua tim sudah bekerja keras untuk mempersiapkan semuanya, dan terima kasih kepada tim asesor yang sudah memberikan masukan untuk kesempurnaan perpustakaan digital M. Zein,” ungkap Kepala Dipsusip Kota Pekanbaru, Hj. Erna Juita, SH,. M.Si.

Nilai akreditasi yang diberikan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia berlaku selama lima tahun dan dapat diperbarui secara otomatis. Ini menunjukkan bahwa proses akreditasi bersifat sukarela dan tanpa paksaan.

“Akreditasi ini juga bermanfaat tidak hanya bagi pemustaka, yang jadi tahu kualitas dan profesionalisme perpustakaan, tetapi juga bagi pustakawan dan sekolah itu sendiri. Pustakawan dapat melihat seberapa besar kinerja mereka dan menjadi inovator dalam pengembangan perpustakaan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Labor Binaan FKIP UNRI, Bapak Drs. Hendripides, M.Si., menyampaikan kebanggaannya bahwa saat ini mereka kembali melaksanakan reakreditasi karena masa berlaku yang sudah habis. Ia juga merasa bangga dan mengapresiasi Pemerintah Kota Pekanbaru, khususnya Dispusip, yang telah membantu dengan mengecek ulang dokumen dan memberikan arahan selama proses akreditasi ini.

“Sampai hari ini, mulai dari pembinaan sebelum lomba perpustakaan sekolah tingkat nasional pada 2019 lalu, tidak ada yang berkurang. Segala sesuatu masih ada semuanya, tidak ada yang berubah, bahkan ruangan perpustakaan pun tetap terjaga. Ini menunjukkan konsistensi kami dalam menjaga standar dan kualitas perpustakaan,” tegasnya.