Pekanbaru – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru terus berkomitmen memastikan akses literasi menyentuh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Melalui armada Perpustakaan Keliling (Pusteling), para warga binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) dibekali jendela informasi yang menjaga mereka tetap terhubung dengan perkembangan dunia luar pada Rabu (29/4/2026).

“Buku-buku yang kami bawa berfungsi sebagai jendela informasi agar mereka tetap terhubung dengan realitas sosial dan tren pengetahuan,” ujar Kepala Dispusip Kota Pekanbaru, Drs. H. Muhammad Amin, M.Si.

Kehadiran Pusteling di LPKA tidak hanya menyajikan bacaan hiburan, tetapi juga membawa koleksi buku keterampilan praktis seperti otomotif, berkebun, kerajinan tangan, hingga komputer. Koleksi ini dipilih secara khusus untuk mendukung pelatihan teknis yang sedang dijalani para warga binaan, sekaligus memberikan inspirasi peluang usaha setelah mereka menyelesaikan masa pembinaan.

“Kami ingin membekali warga binaan dengan wawasan dan keahlian. Literasi ini adalah senjata baru agar mereka memiliki rasa percaya diri dan mampu menempuh jalan hidup yang lebih baik setelah bebas nanti,” tambahnya.

Untuk menjamin keberlanjutan program, pelaksanaan kunjungan rutin Pusteling ke LPKA Pekanbaru diperkuat melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS). “Karena layanan ini adalah bentuk kehadiran negara untuk memastikan setiap warga binaan tetap mendapatkan hak atas informasi dan pendidikan, apa pun kondisi yang sedang mereka jalani,” tutupnya.
