Bukan Cuma Buku Umum, Perpustakaan Tenas Effendy Punya ‘Gudang’ Literasi Islam

by

Pekanbaru – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru, Drs. H. Muhammad Amin, M.Si, menyambut kunjungan Ustadz H. Sofyan Yusuf, S.I.Kom, di Perpustakaan Tenas Effendy pada Jumat (20/02/2026). Kunjungan ini bertepatan dengan pelaksanaan ibadah shalat Taubat, Tasbih, dan Hajat bersama para pegawai di Mushala Baitul Ilmi.

“Kami ingin semua kalangan, termasuk tokoh agama, tahu bahwa perpustakaan ini milik semua golongan. Disini tersedia literasi lengkap untuk menambah wawasan, baik untuk materi ceramah maupun ilmu pribadi,” ujar Amin.

Dalam kesempatan tersebut, Amin mengajak Ustadz Sofyan berkeliling melihat fasilitas Perpustakaan yang berada di Jalan Dr. Sutomo Nomor 1, mulai dari layanan sirkulasi, ruang baca umum, mini studio, hingga Ruang Kreativitas Anak (RKA) Pucuk Rebung. Ustadz Sofyan sendiri mengaku tertarik melihat layanan lebih detail setelah sebelumnya sang putri sempat mengikuti program LiteraTour bersama sekolahnya.

“Beliau menyampaikan bahwa sebelumnya putrinya sudah ikut kegiatan LiteraTour. Karena saat itu waktunya terbatas, hari ini beliau datang langsung untuk melihat apa saja layanan yang ada,” tambahnya.

Salah satu keunggulan yang diperkenalkan adalah koleksi keagamaan yang lengkap, mulai dari kitab suci, panduan ibadah, hingga sejarah peradaban Islam yang disusun rapi berdasarkan sistem Dewey Decimal Classification (DDC) pada koleksi rak 200. Ia juga menunjukkan area referensi yang menyimpan buku-buku agama khusus untuk kajian mendalam.

“Di ruang referensi ada buku khusus tentang keagamaan, tapi memang hanya bisa dibaca dalam ruangan saja. Tidak bisa dipinjam atau dibawa pulang, ini agar koleksi penting tetap terjaga kondisinya,” jelasnya.

Melalui pengenalan ini, Ia berharap Perpustakaan Tenas Effendy tidak lagi dipandang hanya sebagai tempat membaca buku sekolah atau umum saja. “Tetapi juga sebagai pusat informasi yang inklusif bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk para praktisi dakwah di Kota Pekanbaru,” tutupnya.